WELCOME TO !TEKNOLOGI DAN INFORMASI
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label manajemen. Tampilkan semua postingan

Minggu, 22 September 2013

Tips Merapikan File dalam Komputer

Sudah menjadi kebiasan banyak orang (terutama penulis) ketika memasukkan file ke dalam komputer biasanya sembarangan, bercampur aduk menjadi satu, ada file dokumen, musik, video, wallpaper, halaman situs yang kita download, dan lain sebagainya, sehingga kalau pada suatu saat kita butuh suatu file kadang-kadang kita kebingungan di mana kita menyimpannya dulu, masih untung apabila kita ingat nama file tersebut, karena mungkin kita bisa menggunakan fasilitas search yang dimiliki Windows atau menggunakan program pencari seperti Everything atau Google Desktop, tetapi bagaimana kalau kita lupa nama file tersebut. kita mulai kebingungan dan file tersebut tidak ketemu-ketemu.
Sebenarnya tips ini murni hasil pengalaman penulis dalam mengelola file yang berada dalam komputer penulis, lalu penulis sedikit demi sedikit mulai mengorganisasikan/mengklasifikasikan file-file tersebut sesuai dengan kategori masing-masing, sebelum masuk kepada pembahasan ada baiknya atur file-file anda hingga seperti berikut :
  • jika anda mempunyai banyak program mentah (program installer) sebaiknya seluruh program tersebut anda kompres dengan menggunakan software kompresi yang sering anda gunakan. hal ini perlu dilakukan karena terdapat virus yang dapat menginjekkan kode ke dalam program yang tidak dikompresi, salah satunya virus w32.sality. Sehingga apabila kita mengkompresi program tersebut virus-virus tersebut tidak dapat menginfeksi program installer yang kita miliki.
  • Usahakan file dokumen kita tidak disimpan di Drive C, karena kalau suatu saat kita akan menginstall ulang komputer kita kita tidak perlu membuat back-up file kita. Usahakan file yang disimpan di Drive C tidak terlalu penting, atau file yang dibuat untuk sementara.
Langsung saja pada pembahasan Tips merapikan file pada komputer kita, berikut tahapannya :
  • Sebaiknya anda membuat sebuah partisi yang khusus untuk dokumen kita dan usahakan tidak di Drive C (biasanya drive System Windows)
  • Buat folder-folder yang sesuai dengan kategori file yang kita miliki
  • Masukkan file-file sesuai kategori yang telah kita buat tadi.
  • Hapus file yang sekiranya tidak penting
  • Selesai

Contoh :
  • Misalnya kita pilih drive yang akan kita gunakan adalah Drive D
  • buatlah folder-folder sesuai kategori misal (berikut dengan sub-foldernya) contoh :
pada drive D kita buat folder-folder berikut :
  • Master atau Program (folder yang digunakan untuk menyimpan program yang kita miliki)
  • Dokumen atau Data (folder yang digunakan untuk menyimpan dokumen word, excel, powerpoint, Coreldraw, dan lain sebagainya)
  • Ebook atau Buku (folder untuk menempatkan file ebook yang anda miliki)
  • Foto (folder khusus untuk foto-foto yang kita miliki)
  • Video (folder khusus untuk file video yang kita miliki)
  • Wallpaper (folder yang digunakan untuk menyimpan  wallpaper kita, sebaiknya dipisahkan dengan file foto yang kita miliki)
  • Tugas atau Job atau Kerjaan (folder untuk menyimpan file-file pekerjaan kita, berbeda dengan folder data yang dikhususkan untuk file data pribadi kita)
  • Numpang atau Titip (folder khusus bagi bagi file-file teman kita, yang sifatnya sementara atau untuk memudahkan kita ketika teman kita meminta file tersebut kembali)
  • Lain-lain (folder yang digunakan bila kita bingung kategori file tersebut)
  • dan folder-folder lainnya yang sesuai dengan kategori yang anda inginkan
Bukan hanya folder-folder tersebut di atas yang anda perlu perhatikan, sub-folder dari tiap-tiap folder kategori di ataspun perlu kita klasifikasikan/kategorikan kembali. contoh  :
  • Folder Master memiliki sub folder : Driver, Office, Font, Multimedia, Grapik, Antivirus, benchmark, Tools, Internet Tools, dll.
  • Folder Dokumen memiliki sub folder : Pribadi, anak-anak, penting, campur-campur, surat, dll.
  • Folder Ebook memiliki sub folder :  Novel, Ilmiah, Buku Sekolah, Blogging, Internet, Komputer, Office, dll.
  • Folder Photo memiliki sub folder : Pribadi,  Friends, Narsis, Holiday, Gambar, Wallpaper, Juventus, dll.
  • Folder Video memiliki sub folder : Tempo dulu, Sekolah, teman-teman, Narsis, Pacar, Facebook, dll.
  • Folder Wallpaper memiliki sub folder : Alami, Vehincle, Animal, Job, Dunia, Peta, Atlas, pilihan, dll.
  • Folder Tugas memiliki sub folder : Kantor, Freelance, Editing Photo, Kerjaan, dll.

Setelah semua folder telah kita buat, langkah selanjutnya adalah memasukkan file-file yang anda miliki sesuai dengan kategori/klasifikasi yang telah kita buat tadi.
Bila semua file telah kita masukkan ke dalam folder seluruhnya, buanglah file-file yang dianggap tidak perlu.


Berikut contoh pengklasifikasian file-file yang kita miliki, tulisan ini murni dari pengalaman pribadi penulis, sehingga apabila ada di antara  pembaca sekalian kurang berkenan mohon maklumnya.

Kamis, 11 November 2010

Cara Mengingat dan Mengelola password Dengan Mudah

Menurut saya mengingat password yang saya miliki adalah hal yang lumayan menjengkelkan, betapa tidak, ketika kita (blogger) berusaha mempopulerkan blog kita di dunia maya, mungkin sudah menjadi kewajiban di alam tersebut kita mesti login sebagai user, yang menjadi masalah tiap kita signup (daftar) kita mesti membuat password baru untuk username baru kita.

Mungkin salah satu cara yang cukup mudah adalah dengan membuat catatan daftar username  beserta passwordnya pada sebuah kertas, atau cara yang paling mudah adalah menyamakan seluruh username dan password kita sehingga sangat mudah mengingatnya.

Namun menurut sebagian pakar keamanan, cara-cara  tersebut di atas sangat rawan sekali untuk kita lakukan. Membuat catatan password kita sangat tidak dianjurkan, selain rawan diketahui orang apabila seseorang membacanya. Apalagi menyamakan seluruh username dan password yang kita miliki cara tersebut sangat rawan password kita diketahui orang lain. Bisa saja pada salah satu situs yang meminta login dengan username dan password tersebut adalah situs pishing password, sehingga mungkin saja email yang kita miliki dibajak oleh pihak lain.

Pada tulisan ini saya berusaha membahas tentang bagaimana cara mengelola password yang kita miliki supaya privasi kita di dunia maya tetap terjaga. Berikut cara-caranya :

Pertama, buatlah 3 (tiga) kategori password yang  kita miliki.

  • Password yang sangat rahasia dan tidak ada yang boleh tahu password tersebut, kita sebut saja PASSWORD PRIMER. Password jenis ini kita gunakan pada akun email kita, email merupakan id  mutlak kita di dunia maya, sehingga sebaiknya kita membuat password yang cukup kuat yakni password yang terdiri dari kombinasi huruf dan angka.
  • Password yang rahasia dan bila password tersebut diketahui orang lain, dapat membahayakan privasi kita. Misal Password Jejaring Sosial, Password Paypal, Password Internet Banking, dan lain sebagainya yang dirasa menyangkut privasi kita. Kita buat saja PASSWORD SEKUNDER
  • Password biasa, yaitu password yang bila orang lain mengetahuinya tidak terlalu mempengaruhi privasi kita. Contohnya password kita di Blog Directory, member suatu forum, member di suatu web, dll. kita sebut saja PASSWORD TERSIER.
Kedua, Kita buat 3 (tiga) password (sebenarnya sesuai dengan keinginan anda) sesuai kategori yang kita buat tadi. Sebagai contoh :
  • PASSWORD PRIMER : pr1m3rpass (tingkat kerumitan password jenis ini mesti rumit)
  • PASSWORD SEKUNDER : secundarpass (tingkat kerumitan password jenis ini biasa saja)
  • PASSWORD TERSIER : nurdin87 (untuk password ini terserah anda mau lirik lagu pun tak masalah)
YANG PERLU DIPERHATIKAN ADALAH JANGAN PERNAH MENULIS PASSWORD ANDA DALAM SEBUAH CATATAN !
Ketiga, kita buat daftar pada sebuah kertas atau media yang lainnya seperti contoh berikut ini :
No Uraian/Nama Situs Username Password Keterangan
1 alamat email gmail asjach@gmail.com 1  
2 alamat email yahoo asjach@yahoo.com 1  
3 Facebook asjach 2  
4 Twitter asjach 2  
5 digg asjach 3  
6 stumbleupon asjach 3  

Maksud password di atas (1, 2, dan 3) adalah 1 adalah password primer, 2 adalah password sekunder, dan 3 adalah password tersier.
Bila suatu hari kita lupa password kita di suatu website, misal di Digg, kita tinggal melihat daftar yang kita buat sebelumnya. kita lihat pada daftar digg passwordnya 2, berarti kita mesti mengingat password sekunder kita.
Demikian tulisan ini penulis buat yang sebenarnya cara yang penulis pakai untuk mengelola password. hal ini dilakukan karena penulis tidak terlalu percaya terhadap software pengelola password yang telah ada.

Asesmen Tengah Semester 1 informatika 12

  Soal Pilihan Ganda (1–10: Fokus Menu Home) Di dalam Microsoft Excel, fitur pada Menu Home yang berfungsi untuk menggabungkan ...