WELCOME TO !TEKNOLOGI DAN INFORMASI

Minggu, 25 Maret 2012

Apa Itu Insan Kamil? (2)

Oleh: Prof Dr Nasaruddin Umar


Kesempurnaan lain manusia menurut Ibnu Arabi adalah diri manusia mempunyai perpaduan dua unsur penting, yaitu aspek lahir dan batin.

Aspek lahir baharu (hadis) dan aspek batin yang tidak baharu. Seperti disimpulkan Dr Kautsar Azhari Noer dalam disertasinya, “Aspek lahir manusia adalah makhluk dan aspek batinnya adalah Tuhan.”

Kepaduan dan kesempurnaan manusia inilah yang melahirkan konsep khalifah dan ketundukan alam semesta (taskhir). Atas dasar ini maka dapat dipahami mengapa para malaikat sujud kepada Adam dan alam semesta tunduk kepada anak manusia.

Namun, perlu diketahui, konsep insan kamil menurut Ibnu Arabi maupun Al-Jili menyatakan tidak semua manusia berhak menyandang gelar ini. Manusia yang tidak mencapai tingkat kesejatiannya seperti manusia yang didikte hawa nafsunya sehingga meninggalkan keluhuran dirinya, kata Ibnu Arabi, tidak layak disebut insan kamil.

Hanyalah mereka yang telah menyempurnakan syariat dan makrifatnya benar yang layak disebut insan kamil. Manusia yang tidak mencapai tingkat kesempurnaan lebih tepat disebut binatang menyerupai manusia dan tidak layak memperoleh tugas kekhalifahan.

Perlu ditegaskan kembali, kesempurnaan manusia bukan terletak pada kekuatan akal dan pikiran (an-nuthq) yang dimilikinya, melainkan pada kesempurnaan dirinya sebagai lokus penjelmaan diri (tajalli) Tuhan. Manusia menjadi khalifah bukan karena kapasitas akal dan pikiran yang dimilikinya.

Alam raya tunduk kepada manusia bukan pula karena kehebatan akal pikirannya, tetapi lebih pada kemampuan manusia mengaktualisasikan dirinya sebagai insan kamil. Kemampuan aktualisasi diri ini bukan kerja akal, melainkan kerja batin, yakni kemampuan intuitif manusia menyingkap tabir yang menutupi dirinya dari Tuhan.

Kekuatan intuitif (kasyf) dan rasa (dzauq) jauh lebih dahsyat daripada akal pikiran. Tidak semua manusia secara otomatis mampu menjadi insan kamil. Ia memerlukan perjuangan dan mungkin perjalanan panjang. Tidak cukup bermodal kecerdasan logika dan intelektual. Yang lebih penting adalah kecerdasan emosional-spiritual.

Modal utama menjadi khalifah di bumi pun tidak cukup dengan kecerdasan logika dan intelektual, tetapi diperlukan juga kualitas insan kamil. Saat alam dikelola manusia yang tidak berkualitas insan kamil, selain menimbulkan ancaman yang dikhawatirkan malaikat, yaitu kerusakan alam dan pertumpahan darah (QS. Al-Baqarah: 30), alam juga belum tentu mau tunduk kepada manusia.

Apa Itu Insan Kamil? (1)

Oleh: Prof Dr Nasaruddin Umar


Insan kamil atau manusia paripurna dibahas secara khusus oleh para sufi, khususnya Ibnu Arabi dan Abdul Karim Al-Jili. Pengertian insan kamil tidak sesederhana seperti yang selama ini dipahami kalangan ulama, yaitu manusia teladan dengan menunjuk pada figur Nabi Muhammad SAW.

Bagi para sufi, insan kamil adalah lokus penampakan (madzhar) diri Tuhan paling sempurna, meliputi nama-nama dan sifat-sifat-Nya. Allah SWT memilih manusia sebagai makhluk yang memiliki keunggulan (tafadhul) atau ahsani taqwim (ciptaan paling sempurna) menurut istilah Alquran.

Disebut demikian karena di antara seluruh makhluk Tuhan manusialah yang paling siap menerima nama-nama dan sifat-sifat Tuhan. Makhluk lainnya hanya bisa menampakkan bagian-bagian tertentu. Bandingkan dengan mineral, tumbuh-tumbuhan, binatang, bahkan malaikat tidak mampu mewadahi semua nama dan sifat-Nya.

Itulah sebabnya mengapa manusia oleh Seyyed Hossein Nasr disebut sebagai satu-satunya makhluk teomorfis dan eksistensialis, seperti dijelaskan pada artikel yang lalu. Lagi pula, unsur semua makhluk makrokosmos dan makhluk spiritual tersimpul dalam diri manusia. Ada unsur mineral, tumbuh-tumbuhan, dan binatang sebagai makhluk fisik.

Ada juga unsur spiritualnya yang non-fisik, yakni roh. Tegasnya, manusia sempurna secara kosmik-universal dan sempurna pula pada tingkat lokal-individual. Itu pula sebabnya manusia sering disebut miniatur makhluk makrokosmos (mukhtasar al-‘alam) atau mikrokosmos (al-insan al-kabir).

Keparipurnaan manusia diungkapkan pula dalam ayat dan hadis. Dalam Alquran disebutkan, manusia diciptakan paling sempurna (QS. At-Tin: 4) dan satu-satunya makhluk yang diciptakan dengan “dua tangan” Tuhan (QS. Shad: 75), dan diajari langsung oleh Allah semua nama-nama (QS. Al-Baqarah: 31).

Dalam hadis-hadis tasawuf, banyak dijelaskan keunggulan manusia, seperti, Innallaha khalaqa ‘Adam ‘ala shuratih (Allah menciptakan Adam sesuai dengan bentuk-Nya). Oleh kalangan sufi, ayat dan hadis itu dinilai bukan saja menunjukkan manusia sebagai lokus penjelmaan (tajalli) Tuhan paling sempurna, melainkan juga seolah menjadi nuskhah atau salinan. Menurut istilah Ibnu Arabi disebut as-shurah al-kamilah.

Manusialah satu-satunya makhluk yang mampu mengejawantahkan nama dan sifat Allah baik dalam bentuk keagungan maupun keindahan Allah. Malaikat tidak mungkin mengejawantahkan sifat Allah Yang Maha Pengampun, Maha Pemaaf, dan Maha Penerima Taubat karena malaikat tidak pernah berdosa.

Tuhan tidak bisa disebut Maha Pengampun, Maha Pemaaf, dan Maha Penerima Taubat tanpa ada makhluk dan hambanya yang berdosa, sementara malaikat tidak pernah berdosa. Demikian pula makhluk-makhluk Allah lain yang hanya mampu mengejawantahkan sebagian nama dan sifat Allah. Dari sinilah sesungguhnya manusia disebut insan kamil.

Apa Itu Nur Muhammad? (2)

Oleh: Prof Dr Nasaruddin Umar

Ia disebut sebagai nabi pertama dalam arti bapaknya para ruh (abu al-warh al-wahidah), nabi terakhir karena memang ia sebagai khatam an-nubuwwah wa al-mursalin.

Sedangkan, Nabi Adam hanya dikenang sebagai bapak biologis (abu al-jasad). Jika dikatakan Muhammad SAW nabi pertama dan terakhir bagi Allah SWT, tidak ada masalah.

Nama-nama dan sifat-sifat-Nya yang kelihatannya paradoks, seperti al-awwal wa al-akhir, al-dhahir wa al-bathin, al-jalal wa al-jamal, juga tidak ada masalah bagi-Nya, karena itu semua hanya di level puncak (al-a’yan ats-tsabitah) atau wujud potensial, tidak dalam wujud aktual (wujud al-kharij).

Dasar keberadaan Nur Muhammad dihubungkan dengan sejumlah ayat dan hadits. Di antaranya, "Sesungguhnya telah datang kepadamu cahaya (Nur) dari Allah dan kitab yang menerangkan." (QS. Al-Maidah 15).

Ayat lainnya, "Sesungguhnya telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu), bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat, dan dia banyak menyebut Allah." (QS. Al-Ahzab: 21). Ada pula hadits, "Saya adalah penghulu keturunan Adam pada hari kiamat."

Hadits riwayat Bukhari menjadi dasar lainnya, yaitu "Aku telah menjadi nabi, sementara Adam masih berada di antara air dan tanah berlumpur." Ada lagi suatu riwayat panjang yang banyak ditemukan dalam literatur tasawuf dan literatur-literatur Syiah adalah pertanyaan Sayyidina Ali RA kepada Rasulullah.

"Wahai Rasulullah, mohon dijelaskan apa yang diciptakan Allah sebelum semua makhluk diciptakan?"

Rasul menjawab, "Sebelum Allah menciptakan yang lain, terlebih dahulu Ia menciptakan nur nabimu (Nur Muhammad). Waktu itu belum ada lauh al-mahfuz, pena (qalam), neraka, malaikat, langit, bumi, matahari, bulan, bintang, jin, dan manusia.

Kemudian dengan iradat-Nya, Dia menghendaki adanya ciptaan. Ia membagi Nur itu menjadi empat bagian. Dari bagian pertama, Ia menciptakan qalam, lauh al-mahfuz, dan Arasy. Ketika Ia menciptakan lauh al-mahfuz dan qalam, pada qalam itu terdapat seratus simpul.

Jarak antar simpul sejauh dua tahun perjalanan. Lalu, Allah memerintahkan qalam menulis dan qalam bertanya, 'Ya Allah, apa yang harus saya tulis?' Allah menjawab, 'Tulis La Ilaha illa Allah, Muhammadan Rasul Allah.' Qalam menjawab, 'Alangkah agung dan indahnya nama itu, ia disebut bersama asma-Mu Yang Maha Suci.'

Allah kemudian berkata agar qalam menjaga perilakunya. Menurut Allah, nama tersebut adalah nama kekasih-Nya. Dari nur-Nya, Allah menciptakan Arasy, qalam, dan lauh al-mahfuz. Jika bukan karena dia, ujar Allah, dirinya tak akan menciptakan apa pun. Saat Allah menyatakan hal itu, qalam terbelah dua karena takutnya kepada Allah."

Redaktur: Chairul Akhmad

Apa Itu Nur Muhammad? (1)

Oleh: Prof Dr Nasaruddin Umar


Dalam ilmu tasawuf, Nur Muhammad mempunyai pembahasan mendalam. Nur Muhammad disebut juga hakikat Muhammad.

Sering dihubungkan pula dengan beberapa istilah seperti al-qalam al-a’la (pena tertinggi), al-aql al-awwal (akal utama), amr Allah (urusan Allah), al-ruh, al-malak, al-ruh al-Ilahi, dan al-ruh al-Quddus.

Tentu saja, sebutan lainnya adalah insan kamil. Secara umum istilah-istilah itu berarti makhluk Allah yang paling tinggi, mulia, paling pertama dan utama. Seluruh makhluk berasal dan melalui dirinya. Itulah sebabnya Nur Muhammad pun disebut al-haq al-makhluq bih atau al-syajarah al-baidha' karena seluruh makhluk memancar darinya.

Ia bagaikan pohon yang daripadanya muncul berbagai planet dengan segala kompleksitasnya masing-masing. Nur Muhammad tidak persis identik dengan pribadi Nabi Muhammad SAW. Nur Muhammad sesungguhnya bukanlah persona manusia yang lebih dikenal sebagai nabi dan rasul terakhir.

Namun tak bisa dipisahkan dengan Nabi Muhammad sebagai person, karena representasi Nur Muhammad dan atau insan kamil adalah pribadi Muhammad yang penuh pesona. Manusia sesungguhnya adalah representasi insan kamil. Oleh karena itu, dalam artikel terdahulu, manusia dikenal sebagai makhluk mikrokosmos.

Sebab, manusia merupakan miniatur alam makrokosmos. Posisi Muhammad sebagai nabi dan rasul dapat dikatakan sebagai miniatur makhluk mikrokosmos karena pada diri beliau merupakan tajalli Tuhan paling sempurna. Itu pula sebabnya, mengapa Nabi Muhammad mendapatkan berbagai macam keutamaan dibanding nabi-nabi sebelumnya.

Bahkan hadits-hadits Isra’ Mikraj menyebutkan, Rasulullah pernah mengimami nabi yang pernah hidup sebelumnya. Melalui Nur Muhammad, Tuhan menciptakan segala sesuatu. Dari segi ini, Al-Jilli menganggapnya qadim dan Ibnu ‘Arabi menganggapnya qadim dalam kapasitasnya sebagai ilmu Tuhan dan baharu ketika ia berwujud makhluk.

Namun perlu diingat bahwa konsep keqadiman, menurut Ibnu Arabi, ada dua macam, yaitu qadim dari segi dzat dan qadim dari segi sesuatu itu masuk ke wilayah ilmu Tuhan. Nur Muhammad, menurut Ibnu Arabi, masuk kategori qadim jenis kedua, yaitu bagian dari ilmu Tuhan (qadim al-hukmi) bukan dalam qadim al-dzati.

Dengan demikian, Nur Muhammad dapat dianggap qadim dalam perspektif qadim al-hukmi, namun juga dapat dianggap sebagai baharu dalam perspektif qadim al-dzati. Dalam satu riwayat juga pernah diungkapkan bahwa Nabi Muhammad adalah sebagai nabi pertama dan terakhir.

Sabtu, 17 Maret 2012

Teknologi 4G: Ternyata Penemunya Orang Indonesia


TEKNOLOGI 4G: Wow.. ternyata penemunya orang Indonesia




JAKARTA: Teknologi 4G sudah hadir di Indonesia dalam bentuk layanan Internet broadband nirkabel WiMax, sedangkan teknologi seluler Long Term Evoluiton (LTE) masih belum diatur regulasinya.

Gembar gembor bakal hadirnya teknologi 4G di dunia dan di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak 2005, yaitu sejak pertama kali 3G hadir di Indonesia.

Indonesia patut berbangga, karena penemu teknologi 4G adalah orang Indonesia, dialah Prof. Khoirul Anwar, yang menemukan dan sekaligus pemilik paten teknologi 4G berbasis OFDM (Orthogonal Frequency Division Multiplexing). Khoirul Anwar adalah alumni Teknik Elektro ITB dengan cumlaude di 2000, kemudian melanjutkan pendidikan di Nara Institute of Science and Technology (NAIST) dan memperoleh gelar master di tahun 2005 serta doktor pada 2008. Beliau juga penerima IEEE Best Student Paper Award of IEEE Radio and Wireless Symposium (RWS) 2006, di California.

Penemuan teknologi 4G berbasis OFDM diawalinya dengan ide mengurangi daya transmisi untuk meningkatkan kecepatan transmisi data. Penurunan daya dilakukan hingga 5dB saja (100.000 = 10 pangkat 5 kali lebih kecil dari teknologi sebelumnya) dan hasilnya kecepatan transmisi meningkat.

Pada paten keduanya, Khoirul Anwar kembali membuat dunia kagum, kali ini adalah menghapus sama sekali guard interval/GI, tentu saja ini malah membuat frekuensi yang berbeda akan bertabrakan, alih-alih menambah kecepatan.

Namun, anak Indonesia asli asal Kediri ini mengkompensasi risiko tersebut dengan mengembangkan algoritma khusus di laboratorium, hasilnya interferensi tersebut dapat diatasi dengan unjuk kerja yang sama seperti sistem biasa dengan adanya GI.

Asisten Professor di JAIST ini masih terus mengasah kemampuannya. Meski berprestasi cemerlang di Jepang, Khoirul Anwar menyimpan keinginan untuk kembali ke Indonesia jika telah menjadi salah satu tokoh terkemuka di bidang telekomunikasi.

source:http://www.wokeey.com/comments/index...ff9e54000000/2

Senin, 12 Maret 2012

Bagaimana Menginstalasi Wireless USB Adapter D-Link DWA-125?

Sekolah baru saja mendapatkan paket bantuan 20 unit PC dari Beliau Bapak Musanief, salah seorang alumni SMA NEGERI 1 CEPU yang terbilang sukses dalam bidang karir maupun bisnis. Yang menarik adalah peripheral Wireless USB Adapter merek D-Link tipe DWA-125 yang disertakan dalam paket itu. Piranti ini memungkinkan kita membangun jaringan berbasis wireless alias tanpa kabel serta mengakses sinyal hotspot untuk koneksi ke internet. Cara menginstalasinya sangat mudah, bahkan dapat dilakukan dengan baik oleh mereka yang baru belajar mengenai jaringan wireless sekalipun. Berikut ini langkah-langkah menginstalasi D-Link DWA-125 di lingkungan sistem operasi Windows 7 seperti yang telah saya lakukan pada saat membangun jaringan komputer berbasis wireless di Laboratorium Komputer 2 Sekolah.

  • Pasang CD Driver yang tersedia kedalam CDROM atau DVDROM komputer, dan biarkan program berjalan secara otomatis (autorun). Klik tombol Install untuk memulai proses instalasi.
Autorun Install
  • Anda harus menyutujui persetujuan lisensi pengguna-akhir (End User License Agreement atau EULA). Jadi, klik tombol Agree.

    EULA
    • Default setup akan menggunakan bahasa Inggris. Anda tak perlu mengubah default ini. Klik saja Next.
      Setup Language
      •  Berikutnya akan Wizard akan memulai proses instalasi. Klik Next.
        Welcome Screen
        •  Default akan meletakkan folder tujuan instalasi pada C:Program FilesD-LinkDWA-125 revA. Anda tak perlu mengubah hal ini, klik saja Next.
          Destination Folder
          •  Default setup akan meletakkan program pada folder D-LinkDWA-125 revA. Biarkan saja, klik Next.
            Program Folder
            •  Pada tahap ini Wizard akan meminta Anda untuk memasang peripheral Wireless USB Adapter ke komputer sehingga dapat dilakukan pendeteksian terhadap peripheral tersebut.
            • Pasang peripheral pada USB port komputer, lalu klik Next.
            Plugin Hardware
            •  Proses instalasi driver sedang berlangsung, tunggu hingga selesai.
              Installation Progress
              • Setelah peripheral berhasil terdeteksi, langkah berikutnya adalah berusaha mendapatkan sinyal koneksi ke sebuah jaringan wireless yang mungkin ada. Pilih opsi secara manual (opsi pertama), kemudian klik Next.

                Get Connected
                • Klik tombol Scan guna memindai sinyal jaringan wireless yang mungkin ada di sekitar kita. Berhasil ataukah tidak dalam mendapatkan sinyal tersebut, klik saja tombol Next.
                  Scan Wireless
                  •  Jika berhasil, nama-nama jaringan wireless akan diperlihatkan pada daftar, dan anda bisa memilih salah satu diantaranya. Jika tidak ada sinyal sama sekali, maka daftar itu akan kosong. Jika ini yang Anda alami, klik tombol Back.
                    Contoh Wireless List
                    •  Proses instalasi telah selesai, klik tombol Finish.


                      Finish
                      Peripheral wireless USB adapter D-Link DWA-125 telah berhasil terinstalasi di komputer, dan siap untuk digunakan.

                      Senin, 05 Maret 2012

                      Cara Setting Printer Canon MP145

                      Apa itu Peripheral Komputer

                      Bayangkan Anda memiliki sebuah komputer pribadi di rumah. Apabila belum dilengkapi dengan printer, scanner ataupun webcam, apakah lantas komputer Anda itu tidak bisa berfungsi? Tentu saja tidak. Komputer Anda tetap masih bisa digunakan, baik dilengkapi perangkat-perangkat yang saya sebutkan diatas ataukah tidak. Itulah peripheral! Peripheral komputer merupakan perangkat keras yang sebenarnya bukan termasuk bagian pokok dari sebuah sistim komputer, namun apabila ditambahkan mampu meningkatkan kegunaan dari sistim komputer tersebut.
                      Printer dapat meningkatkan fungsi sebuah komputer sehingga memiliki kemampuan mencetak file kedalam media kertas, demikian pula scanner akan menjadikan komputer memiliki kemampuan memindai gambar analog dan mengkonversinya ke bentuk yang bisa dibaca oleh komputer. Berikut ini Anda akan belajar menginstalasi sebuah printer kedalam sistim komputer. Disini saya gunakan printer Canon MP145 sebagai contoh. Meskipun demikian, untuk tipe atau merek lain kurang lebihnya hampir serupa.  
                       
                      Ulasan singkat mengenai printer Canon MP145

                      Canon type MP145 merupakan jenis pencetak yang dilengkapi scanner sehingga bersifat multi-fungsi, yakni dapat digunakan untuk mencetak, memindai gambar serta melakukan penyalinan (fotocopy). Berikut beberapa keunggulan serta kelemahan yang dimiliki oleh printer Canon MP145:
                      1. Dilengkapi cartridge color dan black, sehingga mampu mencetak berwarna (color) maupun hitam-putih (B/W).
                      2. Bisa digunakan untuk memindah gambar, baik berwarna maupun monochrome.
                      3. Bisa difungsikan sebagai mesin fotocopy skala kecil.
                      4. Kemampuan cetak mampu hingga untuk kertas ukuran legal (21 x 35 cm), akan tetapi untuk pemindai dan fotocopy maksimal hanya berukuran kuarto (21 x29,7 cm).
                      5. Berdasarkan pengalaman pribadi, printer Canon cenderung lebih sering terjadi masalah dengan Cartridge. Pabrikan merekomendasikan menggunakan cartridge orisinal setelah tinta habis (pengisian ulang dengan suntikan maupun sistim infus tidak disarankan).
                      6. Kedua cartridge harus selalu terpasang sebab jika salah satu dari keduanya bermasalah (trouble) maka printer tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya.
                      Cara Melakukan Instalasi Printer

                      Berikut langkah-langkah menginstalasi printer Canon MP145:
                      • Pastikan kabel USB serta kabel catudaya telah dipasang pada printer.
                      • Pasanglah CD Driver yang disertakan dalam paket produk kedalam CDROM atau DVDROM, dan biarkan program didalamnya berjalan secara otomatis (autorun).
                      Memilih Regional

                      • Pastikan pilihan pada Asia, dan kemudian klik tombol Maju
                      Memilih Metode Instalasi
                      • Pilihlah opsi Instal Mudah. Opsi ini akan menginstalasi driver yang dibutuhkan, serta program-program aplikasi tambahan yang tersedia
                        Opsi-Opsi Instalasi

                        • Klik tombol Instal untuk memulai proses instalasi
                        Persetujuan Lisensi

                        • Anda harus menerima persetujuan lisensi penggunaan perangkat lunak yang disertakan. Jadi, klik saja tombol Ya.
                        • Proses instalasi segera dimulai
                        Pendeteksian Printer
                        • Pada saat setup meminta Anda untu kmenghubungkan printer ke komputer, pasanglah kabel data printer ke port USB komputer, dan pasang pula kabel catudaya printer ke sumberdaya listrik. Kemudian, hidupkan printer
                          Penyetelan Head Printer

                          • Setelah setup berhasil mendeteksi keberadaan printer, selanjutnya dilakukan penyetelan head printer secara otomatis, klik saja tombol Maju
                          Pengesetan Selesai
                          •  Pengesetan telah selesai, klik tombol Maju
                          PIXMA Extended Survey Program

                          • Klik tombol Setuju untuk mengikuti program survei peningkatan PIXMA (sebenarnya Anda pilih Tidak Setuju pun juga tidak bermasalah)
                          Instalasi Selesai
                          •  Klik tombol Keluar.
                            Sekarang, printer Anda sudah siap untuk digunakan.  



                            LATIHAN SOAL INFORMATIKA DAN TIK KELAS 11

                             LATIHAN SOAL INFOLMATIKA KELAS 11 1.      Randi sedang menyusun Karya Ilmiah Remaja (KIR) untuk syarat kelulusan SMA. Saat mengatur bab pen...